Menyiasati Cara Menabung Meskipun Gaji Kecil

Cara Menabung Dari Gaji yang Kecil –  Memiliki penghasilan yang minim bukan berarti menjadi alasan bagi Anda untuk tidak bisa menabung. Karena, meskipun gaji Anda kecil, Anda tetap masih bisa menabung, namun ada saja pengeluaran yang harus dibayarkan setiap bulannya, di samping biaya-biaya tak terduga. Jika gaji terus-menerus habis, Anda akan berujung pada kemiskinan atau kebangkrutan. Padahal kalau cermat mengontrol dan menyimpan uang, bukan hanya memiliki cadangan atau simpanan saja, tetapi Anda bisa mendapatkan kemudahan di kemudian hari.

Dengan menabung, Anda dapat mengalokasikan uang tabungan ke berbagai investasi yang menguntungkan. Akan tetapi, sebagian besar orang justru menunda menabung untuk memiliki investasi yang sudah memberi kepastian dan keuntungan, emas atau properti misalnya.

Menabung dari gaji kecil

Sebagai penghambat utama seseorang tidak bisa menabung, selain menebus utang adalah pola hidup konsumtif dan tidak adanya skala prioritas akan kebutuhan, seperti kebiasaan kerap membelanjakan barang-barang yang merupakan keinginan belaka di luar kebutuhan primer sehari-hari. Perlu disadari bahwa sebesar apa pun pendapatan Anda, jika tidak memiliki pengelolaan keuangan yang baik maka berapapun uang akan habis begitu saja tanpa sisa.

Masalahnya bagi Anda yang bergaji kecil, bisakah menerapkan menabung? Jangan meremehkan kemampuan dan pemasukan Anda meskipun kecil. Anda yang bergaji kecil pun bisa menabung. Percayalah jika Anda fokus dan memiliki niat bulat untuk memiliki tabungan, hal itu akan terealisasi.

Lantas bagaimana Cara Menabung Dari Gaji yang Kecil tanpa harus kehabisan tiap bulannya? Berikut ini tips jitunya

Meski Gaji Kecil

1. Sisihkan Uang di Awal Bulan Untuk Ditabung

Sisihkan gaji walau gaji kecil

Ketika waktu gajian, sebaiknya pisahkan uang untuk ditabung sebelum menggunakan sisanya untuk kebutuhan lain. Namun sebelumnya, tentukan berapa persen uang yang akan dimasukkan dalam pos tabungan. Karena penentuan nominal yang tidak realistis atau salah perhitungan biasanya menjadi penghambat Anda untuk menabung.

Mulai lah menabung setidaknya sepuluh persen dari gaji. Meskipun sedikit menabung, berapapun nominalnya jauh lebih baik daripada tidak menabung sama sekali. Menabung di awal gajian membuat uang akan lebih aman tersimpan. Anda akan terhindar dari keinginan menggunakan uang untuk kebutuhan yang tak penting.

2. Buatlah Tujuan

Tentukan tujuan

Dengan adanya tujuan yang diimpikan, Anda akan semakin terarah, bersungguh-sungguh, dan tetap fokus mengejar impian. Maka dari itu, tetapkan tujuan dengan komitmen dan usaha keras demi tercapainya tujuan yang sudah ditentukan.

Tujuan yang jelas akan membuat Anda menabung lebih efektif ketimbang menabung tanpa tujuan dan keinginan yang kuat. Anda juga harus menetapkan tujuan yang jelas dan dapat diukur pencapaiannya.

Gunakan tujuan sebagai motivasi agar tetap semangat menabung. Misalnya, dengan menargetkan dalam dua tahun harus bisa memiliki tabungan untuk membayar uang muka rumah.

3. Menekan Pengeluaran

Menekan pengeluaran

Gaji kecil memang bisa menutup ruang gerak dalam urusan berbelanja. Karena itu, Anda harus memiliki kemampuan manajemen pengelolaan keuangan yang baik agar dapat memenuhi segala kebutuhan.

Salah satu caranya adalah dengan menghemat setiap pengeluaran atau menekan biaya yang kerap dilakukan setiap bulan.

Karena itu, mulailah untuk memangkas pengeluaran yang tidak penting. Bahkan, kalau perlu hilangkan lah berbagai macam pengeluaran yang dirasa tidak perlu demi mewujudkan tujuan yang sudah Anda rencanakan.

4. Buatlah Daftar Kebutuhan yang Harus Dibeli

Mengatur pengeluaran

kebutuhan itu bukan keinginan lho. Pasalnya, banyak orang yang selalu kehabisan uang karena membeli barang yang diinginkan, bukan dibutuhkan.

Untuk menghindari hal itu, maka Anda perlu banget tuh membuat daftar kebutuhan yang harus dibeli. Anda perlu mengecek terlebih dahulu apa-apa saja barang yang perlu dibeli baru atau diisi ulang stoknya.

Nah, buatlah daftar kebutuhan sedetail mungkin dan Anda juga harus menentukan berapa jumlah yang harus dibeli serta perkiraan harga barang-barang tersebut.

Dengan begitu, kamu jadi mengetahui estimasi, berapa bujet yang harus Anda keluarkan untuk belanja setiap bulannya. Biaya belanja bulanan ini kemudian tentukan jumlahnya setiap bulan sehingga dapat Anda masukkan ke daftar alokasi pengeluaran tetap.

5. Hindari Pengeluaran yang Sepele

Membeli yang barang yang tidak perlu

Jangan anggap remeh pengeluaran kecil yang terasa sepele. Misalnya, jika Anda punya kebiasaan membeli kopi di kafe setiap pagi. Mungkin terlihat murah, tapi coba hitung dan akumulasikan berapa uang yang dihabiskan itu selama satu bulannya.

Pikirkan apakah memang pengeluaran untuk ngopi ala kafe setiap hari itu sangat perlu? Jika Anda merasa bisa mengganti dengan menyeduh kopi sendiri di kantor, bukankah itu lebih hemat daripada harus membeli satu cup kopi kafe yang harganya bisa dua atau tiga kali lipat lebih mahal?

6. Hindari Kartu Kredit

Hindari kartu kredit

Bukan hanya kartu ATM, penggunaan kartu kredit juga perlu Anda hindari. Jika, Anda menggunakan kartu kredit, hal itu justru bisa membuat Anda semakin boros, karena Anda akan lebih mudah tergoda untuk membeli barang  yang Anda inginkan.

Padahal, barang – barang tersebut bukan termasuk barang yang penting, tetapi Anda tidak memperdulikan itu karena Anda bisa membelinya dengan mudah dengan menggunakan kartu kredit setiap saat.

Jika Anda berniat untuk hidup hemat, maka Anda perlu untuk menghindari kebiasaan menggunakan kartu kredit. Mungkin akan cukup sulit, namun Anda bisa melakukannya dengan perlahan – lahan. Misalnya, jika Anda biasa menggunakan kartu kredit sebanyak 5 kali dalam sebulan, maka Anda bisa mengurangi frekuensinya dengan membatasi penggunaan sebanyak 3 kali saja.

Di bulan berikutnya, Anda bisa mengurangi kembali penggunaan kartu kredit menjadi dua kali dalam sebulan. Batasi terus penggunaan tersebut hingga Anda merasa cukup.

Jika Anda merasa bahwa penggunaan kartu kredit membuat Anda semakin merugi, maka lebih baik Anda memutuskan untuk tidak menggunakan kartu kredit sama sekali. Dengan demikian, Anda akan belajar untuk memprioritaskan hal yang lebih penting dibandingkan menghabiskan uang untuk membeli barang – barang yang kurang penting.

7. Mulai Berpikir Untuk Berinvestasi

Mulai berinvestasi

Anda bisa memulai investasi kecil – kecilan dengan menyisihkan sebagian penghasilan yang Anda peroleh setiap bulannya. Salah satu contoh investasi yang cocok untuk pemula ialah investasi emas. Emas memiliki harga yang cukup stabil dan bersifat fleksibel yang artinya Anda bisa memulai investasi dengan menyesuaikan budget yang Anda miliki.

Selain melalui pegadaian dan antam, Anda juga bisa memulai investasi emas secara online melalui berbagai situs online, seperti tokopedia, bukalapak, dan lain sebagainya. Prosedur investasi emas di tiap situs online biasanya tidak jauh berbeda, yaitu dimulai dengan registrasi atau pendaftaran online lalu top up dana.

Investasi minimal yang diterapkan masing – masing situs juga umumnya tidak terlalu tinggi, bahkan bisa jauh lebih kecil dibandingkan dengan investasi emas di pegadaian. Contohnya, Anda diperbolehkan untuk membeli emas seberat 0,005 gram di situs online tertentu.  

Kini, Anda tidak perlu lagi terpaku pada modal yang besar karena kenyataannya Anda bisa memulai investasi dengan modal yang kecil.

Nah itulah Cara Menabung Dari Gaji yang Kecil yang bisa Anda terapkan di kehidupan sehari – hari.

You may also like...