Ingin Mendambakan Kualitas Hidup Max, Lakukan Gaya Hidup Minimalis!

Apa itu Gaya Hidup Minimalis

apa itu gaya hidup minimalis

Well, apa itu sih gaya hidup minimalis? Pasti banyak dari Anda yang sudah pernah mendengarnya sebelumnya bukan? Pola hidup ini bukan hanya sekedar mengurangi pembelian barang-barang baru seperti pakaian dan dekorasi rumah. Tapi juga mengurangi ‘rasa kepemilikan’ terhadap suatu barang yang kadang muncul berlebihan. 

Kebiasaan membeli barang-barang baru juga ternyata memberikan dampak tak hanya untuk keuangan tetapi juga dari aspek penggunaan barang itu sendiri. Banyak Barang – barang yang Anda beli ternyata teronggok di rumah dan akhirnya tidak digunakan hanya untuk dapat memenuhi hasrat untuk berbelanja barang baru 

Dengan kondisi seperti itu, rumah Anda semakin penuh dengan barang-barang yang tidak terpakai. Akhirnya Anda harus memilih dan memutuskan mana  barang yang berguna dan tidak berguna. Anda dapat membuang segera barang-barang yang tidak berguna atau menyumbangkannya kepada orang lain yang membutuhkan.

Di Jepang saat ini sudah banyak orang yang menjalankan gaya hidup minimalis. Gaya hidup minimalis ini membuat mereka percaya dengan benda yang terlalu banyak tidak akan memberikan kebahagian. Pola hidup ini membuat mereka hidup seminim mungkin. 

Bahkan, di negeri matahari terbit itu beberapa orang hanya memiliki apartemen yang kosong oleh benda-benda. Mereka hanya memasukan benda-benda yang lebih berguna seperti tempat tidur, bangku dan meja. Dengan demikian rumah atau apartemen tempat Anda tinggal tidak dipenuhi oleh barang-barang yang tidak berguna. 

Tak hanya di Jepang,  di Amerika Serikat beberapa orangnya juga menjalani gaya hidup tersebut. Berikut tujuh cara untuk memulai gaya hidup minimalis

7 Cara Gaya Hidup Minimalis yang Patut Anda Ketahui

1.  Awali dengan membersihkan barang-barang di kamar Anda

Untuk dapat menghilangkan kebiasaan buruk tersebut dan memulai gaya hidup minimalis. Ini dapat dimulai dengan merapikan barang-barang yang Ada di kamar tidur Anda yang merupakan ruang private. Sehingga Anda dapat memastikan dan membuat daftar barang apa saja yang ada di kamar Anda.

Lalu setelah itu, menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak Anda gunakan lagi, seperti buku, pakaian, dan barang lainnya, bisa membuat kamar Anda jadi lebih luas dan perasaan Anda jadi lebih lega, lho. Ini bisa menjadi langkah awal untuk ‘bernapas’ dan perlahan-lahan mengurangi keinginan untuk membeli barang-barang tak berguna.

2.  Mulai sumbangkan baju dan celana yang sudah tidak terpakai

untuk hidup minimalis mulai sumbangkan baju yang tidak terpakai

Upaya selanjutnya yang dapat Anda lakukan adalah dengan menyumbangkan barang-barang tidak terpakai namun masih dapat digunakan. Langkah pertama yang bisa dimulai yakni dengan pilah baju atau celana yang sudah tidak terpakai. Anda bisa menyumbangkan ke saudara, kerabat dekat atau lembaga sosial. Masih banyak masyarakat yang masih membutuhkan pertolongan dari Anda.

3.  Ini semua disengaja

Pilihan untuk menjalani gaya hidup minimalis adalah hal hal yang dapat direncanakan secara disengaja. Dengan Sengaja untuk memiliki barang hanya yang dibutuhkan, dan membuang semua yang tidak perlu dan dirasa mengganggu kita. Ini adalah sesuatu yang dilakukan dengan sadar, sebagai bagian hidup yang kita pilih. Dengan harapan agar dapat bertumbuh di segala aspek. Ini dimulai dengan pemikiran yang matang dan dalam, juga banyak introspeksi, hingga akhirnya memutuskan untuk melakukannya.

4.  Gaya hidup minimalis menjadikan bagian dari menjadi dirimu sendiri

jadikan gaya hidup minimalis bagian dari diri mu

Mungkin tidak banyak yang sadar, tapi sebenarnya kita sering meniru orang-orang di sekitar kita. Entah itu keluarga, teman kerja, ataupun tetangga. Tidak jarang gaya hidup, citra diri, dan status kita sangat dipengaruhi oleh keberadaan mereka. Bahkan, apa yang kita miliki juga tidak terlepas dari mereka. 

Kita membeli mobil karena semua tetangga kita punya mobil. Kita membuat akun Instagram karena teman-teman kita memilikinya. Yah, seperti itulah dunia bekerja. Nah, dengan memilih hidup yang minimalis kamu tidak lagi terdistraksi oleh hal-hal semacam itu. Kamu bisa fokus hanya pada yang kamu butuhkan. Kalau kamu punya uang lebih, kamu bisa berinvestasi ketimbang membeli barang yang tidak dibutuhkan!

5.  Terapkan Needs dan Wants

Anda harus mengetahui needs (kebutuhan) dan wants (keinginan). Kebutuhan merupakan sifat yang mendasar atau harus terpenuhi seperti tempat tinggal, makanan dan pakaian. Keinginan merupakan  tidak mendasar dan bisa ditunda seperti baju baru, mobil mewah atau rumah mewah.

Nah jika hal tersebut dapat membantu, yuk mulai dari sekarang diterapkan. Mulailah melakukan gaya hidup minimalis dari hal-hal tersebut.

6.  Pikirkan apakah hidup Anda hanya bergantung pada materi

lepas materilitas untuk hidup minimalis yang max

Memiliki benda-benda mahal itu hal yang buruk, tapi jika Anda mulai mencoba hidup minimalis, coba tanamkan di kepala bahwa ‘Anda sudah memiliki cukup barang dan tak perlu membelinya lagi bila tidak benar-benar membutuhkannya’. Kadang tanpa disadari, barang-barang yang Anda miliki hanya menambah beban dalam hidup Anda—baik secara fisik maupun emosional.

7.  Mempunyai rasa bersyukur

Rasa bersyukur harus diterapkan dalam kehidupan Anda. Jangan membeli benda atas dasar status kekayaan. Anda membeli benda atas dasar kemampuan dan kegunaan. Ini karena, sifat dasar manusia yang tidak puas akan membuat Anda membeli benda-benda yang tidak berguna. Pastikan benda itu berguna untuk Anda.

Nah jika hal tersebut dapat membantu, yuk mulai dari sekarang diterapkan. Mulailah melakukan gaya hidup minimalis dari hal-hal tersebut. Percayalah, ini bukan hal yang mustahil.

 

You may also like...