Iuran BPJS Kesehatan Terbaru dan Ketentuannya

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS adalah badan hukum publik yang dibentuk oleh pemerintah untuk menyelenggarakan program sosial. BPJS kesehatan sendiri menjadi solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan perlindungan kesehatan. Berikut ini adalah informasi mengenai iuran BPJS kesehatan

Iuran BPJS Kesehatan Terbaru dan Ketentuannya

1. Seputar BPJS Kesehatan

iuran BPJS kesehatan

Memahami Seputar BPJS Kesehatan

Sebelum membahas mengenai iuran bpjs kesehatan, kamu harus paham terlebih dahulu apa itu BPJS Kesehatan. Sesuai namanya, BPJS Kesehatan adalah salah satu program pemerintah yang menjamin kesehatan masyarakat. BPJS Kesehatan sendiri mulai beroperasi sejak 1 Januari 2014.

Jaminan kesehatan yang dimaksud adalah berupa perlindungan kesehatan. Tujuannya agar warga yang mendaftar BPJS kesehatan memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan. Selain itu juga perlindungan memenuhi kebutuhan kesehatannya. 

2. Siapa yang Boleh Menjadi Peserta BPJS Kesehatan?

Karena BPJS merupakan program pemerintah, maka semua penduduk Indonesia berhak dan wajib menjadi peserta jaminan kesehatan. Bahkan penduduk asing yang telah tinggal dan menetap di Indonesia berhak untuk menjadi anggota BPJS Kesehatan. 

Peserta BPJS Kesehatan sendiri dibagi menjadi dua kelompok, yaitu PBI jaminan kesehatan, dan bukan PBI jaminan kesehatan. Tidak hanya personal atau perorangan, tetapi perusahaan juga wajib mendaftarkan pekerjanya sebagai anggota BPJS. Hal ini sesuai dengan pasal 14 UU BPJS.

3. Iuran BPJS Kesehatan

iuran BPJS kesehatan

Mekanisme Iuran BPJS Kesehatan

Setiap peserta wajib membayar iuran. Iuran inilah yang nantinya akan dialokasikan sebagai dana jika sewaktu-waktu kita sakit dan tidak mempunyai uang. Pendanaan dalam BPJS sendiri menggunakan mekanisme subsidi silang. 

Dimana masyarakat yang lebih mampu diarahkan untuk membayar iuran di kelas I atau II dan kurang mampu bisa membayar iuran di kelas III. Perpres Nomor 64 Tahun 2020 mengumumkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Ini berisi ketentuan terbaru iuran BPJS kesehatan.

Iuran peserta mandiri kelas II meningkat menjadi Rp 100.000 dari awal mulanya yang hanya Rp 51.00. Iuran BPJS Kesehatan mandiri kelas III juga naik menjadi Rp 42.000 yang awalnya hanya Rp 25.500. Akan tetapi, pemerintah masih memberi subsidi sebesar Rp 16.500 sehingga peserta tetap membayarkan Rp 25.500.

4. Bagaimana Cara Mendaftar BPJS?

Cara mendaftar BPJS sangat mudah. Jika kamu merupakan peserta mandiri atau perorangan, dan tidak terikat dengan perusahaan, datanglah ke kantor BPJS Kesehatan. Tujuannya untuk melakukan verifikasi sekaligus mendaftarkan nomor BPJS ke aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kamu juga harus menyiapkan dokumen yang nantinya akan dibutuhkan. Dokumen tersebut antara lain kartu identitas yang berlaku (KTP, SIM, atau paspor). Kemudian kartu Keluarga,  Buku nikah bagi yang sudah menikah dan Fotokopi buku tabungan. Tidak lupa pas foto terbaru berukuran 3×4 sebanyak 2 lembar.

5. Ketentuan Peserta BPJS Kesehatan

iuran BPJS kesehatan

Ada Ketentuan yang Mengikat Peserta BPJS kesehatan

Setelah mendaftar peserta BPJS Kesehatan, kamu akan diminta untuk memilih fasilitas kesehatan atau yang biasa disingkat faskes. Biasanya kamu akan diarahkan ke faskes yang dekat dengan domisili. Keberadaan faskes sendiri berfungsi untuk memberikan layanan kesehatan sesuai dengan prosedur BPJS Kesehatan.

  1. Untuk faskes Tingkat 1 : Pada fasilitas ini kamu bisa mendapatkan jaminan kesehatan pada puskesmas, klinik, praktek dokter umum, praktek dokter gigi, dan rumah sakit kelas D.
  2. Faskes Tingkat 2 : Pada fasilitas ini sendiri merupakan lanjutan untuk sistem rujukan dari faskes tingkat I, yang meliputi rumah sakit kelas B dan C.
  3. Faskes Tingkat 3 : Meliputi rumah sakit kelas A dengan sarana dan prasarana yang paling lengkap.

Itulah penjelasan singkat mengenai BPJS Kesehatan dan iuran BPJS Kesehatan terbaru. Menjaga kesehatan adalah sangat mahal harganya. Untuk itu, akan sangat disarankan untuk menggunakan BPJS sebagai proteksi kesehatan jangka panjang ya! 

 

You may also like...