Rutin Mengkonsumsi Buah Kurma Memiliki Banyak Manfaat… loh!

Buah Kurma merupakan salah satu buah yang populer dalam konteks perayaan hari-hari besar Islam. Khususnya selama bualan suci  Ramadhan, misalnya, cukup mudah menjumpai sajian tersebut di atas meja makan kita, terutama kala berbuka puasa. Memang, banyak keluarga Muslim yang mencari-cari kurma di pasaran untuk dinikmati bersama.

Buah Kurma

Tidak hanya saat bulan suci  Ramadhan saja, kurma juga bisa ditemukan di hari-hari biasa dan biasanya disajikan sebagai makanan ringan untuk menemani aktivitas atau pun untuk menjamu tamu di rumah. Selain dikonsumsi sebagai makanan ringan yang lezat, kurma dapat dianggap sebagai makanan yang hampir ideal, menyediakan berbagai macam kandungan nutrisi penting dan manfaat bagi kesehatan kita. 

Kandungan Gizi Buah Kurma

Satu buah kurma mengandung setidaknya 15 mineral, termasuk selenium, sebuah elemen yang sekarang dipercaya oleh banyak peneliti sebagai gen anti kanker yang kuat dan penguat kekebalan tubuh. Hal ini juga menunjukkan bahwa kurma mengandung 23 jenis asam amino dan beberapa asam lemak tak jenuh yang cukup bagus seperti palmitoleat, oleat, linoleat, dan asam linolenat.

Kurma dipenuhi kandungan mineral, vitamin, dan fitonutrien yang bermanfaat bagi kesehatan. Kurma juga mengandung tembaga, zat besi, kalium, magnesium, mangan, banyak vitamin B6 (piridoksin), niacin, asam pantotenat dan riboflavin, vitamin A, K dan karoten, lutein, dan zeaxanthin.

Manfaat Buah Kurma bagi Imun Tubuh

Buah Kurma yang memiliki rasa manis ini dapat dikonsumsi dalam bentuk segar maupun dikeringkan dan merupakan makanan sehat yang dapat meningkatkan energi kita. Berikut ini adalah beberapa manfaat buah kurma bagi Imunitas tubuh kita.

Manfaat makan kurma

1.  Menangkal Radikal Bebas 

Buah kurma ini tinggi antioksidan yang mampu mengurangi efek radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan bekerja melindungi sel dan jaringan tubuh dari stres dan peradangan kronis yang memicu berbagai risiko penyakit.

Flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik adalah beberapa jenis antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Karotenoid juga dapat mengurangi risiko gangguan pada mata terkait penuaan, seperti degenerasi makula.

2.  Mengobati Gangguan Usus

Nikotin yang ditemukan pada buah kurma dapat menghambat pertumbuhan organisme patologis yang berbahaya dan mendorong pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Buah kurma juga mengandung asam animo yang bermanfaat bagi pencernaan makanan sehingga gizi atau nutrisi dapat diserap maksimal oleh saluran pencernaan.

3.  Mencegah Kanker Abdominal (Kanker Perut)

Kanker Abdominal adalah Kanker yang berhubungan dengan Perut atau Abdomen yaitu bagian yang berada diantara dada dan pinggul. Kanker Abdominal meliputi Kanker Perut, kanker pankreas, Kanker usus, kanker ginjal, kanker rahim, kanker ovarium, kanker hati dan kanker kolorektal. Beberapa penelitian menunjukan bahwa buah kurma dapat menurunkan risiko dan dampak kanker abdominal.

4.  Mengobati Sembelit

Buah kurma merupakan makanan Laksatif (Laxative) atau pencahar yang dapat mengatasi sembelit dengan membuat kotoran bergerak dengan mudah di usus. Kandungan Serat larut pada buah kurma berperan penting dalam membantu pergerakan usus dan memperlancar sistem pencernaan.

5.  Mencegah Risiko Diabetes

Penelitian yang diterbitkan oleh Nutrition Journal tahun 2011, menunjukkan bahwa buah kurma mempunyai indeks glikemik rendah. Buah asal Arab ini jika dimakan tidak akan langsung melonjakkan kadar gula darah setelah makan.

Walaupun rasanya manis, memakan buah kurma tidak serta-merta langsung meningkatkan risiko  terkena diabetes. Justru, kandungan serat dalam buah nabi ini akan membantu Kita mengurangi risiko diabetes. Serat tak larut dicerna lebih lambat di dalam perut sehingga membantu tubuh lebih baik mengontrol kadar gula darah.

6.  Mencegah Anemia

Mudah lelah dan kulit pucat adalah dua gejala utama kita mengalami kekurangan zat besi alias anemia. Kurma ternyata mengandung zat besi yang tinggi, sehingga baik dijadikan sebagai sumber makanan untuk mencegah anemia.

Tingginya kadar zat besi pada kurma akan membantu proses pembentukan sel darah merah, meningkatkan energi dan kekuatan, sekaligus mengurangi rasa lelah dan kelesuan. Selain itu, kurma memiliki kandungan mineral tinggi, yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan.

7.  Menjaga Kesehatan Tulang

Buah ini mengandung selenium, mangan, tembaga, dan magnesium yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang dan merupakan bagian integral dari perkembangan dan kekuatan tulang yang sehat, terutama saat orang mulai menua dan tulang mereka perlahan melemah. Semua zat gizi ini telah dipelajari untuk potensinya dalam mencegah osteoporosis.

8.  Mencegah Alergi

Tidak banyak yang tahu bahwa kurma mengandung belerang organik. Memang ini bukanlah unsur yang mudah ditemukan dalam makanan, tetapi belerang organik memiliki manfaat kesehatan yang banyak, termasuk mengurangi reaksi alergi dan alergi musiman.

Oleh karena itu, bagi penderita alergi sangat baik untuk mengonsumsi kurma sebagai salah satu alternatif pencegahan dan penyembuhan.

9.  Menjaga Kesehatan Jantung

Kurma mengandung banyak vitamin dan mineral yang berguna untuk meningkatkan kesehatan jantung Kita.

Mineral yang terkandung di dalam kurma, antara lain magnesium dan kalium. Kedua mineral ini dapat membantu menurunkan tekanan darah ke tingkat yang lebih sehat. Ditambah lagi, kandungan serat dalam buah ini juga bermanfaat untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Selain itu, buah ini juga mengandung antioksidan asam fenolik yang terkenal karena sifat anti radangnya. Asam fenolik dipercaya dapat membantu menurunkan risiko Anda terkena hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.

Para ahli merekomendasikan untuk makan buah ini setidaknya dua kali seminggu untuk memelihara kesehatan jantung Kita loh.

10.  Menjaga Kesehatan Otak

Penelitian menemukan bahwa buah kurma dapat membantu proses peradangan, seperti interleukin 6 (IL-6) di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegenerative seperti Alzheimer.

Tidak hanya itu, penelitian yang dilakukan pada hewan juga membuktikan berfungsi untuk mengurangi aktivitas protein beta amiloid. Zat ini dapat membentuk plak di otak dan menyebabkan kematian sel otak jika kadarnya terlalu tinggi.

Manfaat kurma untuk kesehatan otak ini masih berhubungan dengan antioksidan flavonoid untuk mengurangi peradangan di otak Kita.

11.  Mencegah Infeksi

Kurma mengandung antioksidan yang mampu menangkal dampak buruk radikal bebas dan menurunkan risiko terjadinya penyakit infeksi dan penyakit jantung. Bahkan, kandungan flavonoid yang ada di dalam kurma juga mampu mencegah peradangan dan berpotensi mencegah diabetes, Alzheimer, dan kanker.

Meskipun ada segudang manfaat buah kurma serta nilai gizi yang luar biasa, kita harus memberikan perhatian besar dalam hal menyeleksi buah ini sebelum benar-benar mengkonsumsinya. Karena permukaannya yang sangat lengket, maka seringkali menarik banyak kotoran. Oleh karena itu, sebaiknya kita hanya mengkonsumsi buah kurma yang diolah dan dikemas dengan benar.

You may also like...