Inilah 5 Faktor yang Mempengaruhi Perhitungan Premi Asuransi 

Premi asuransi merupakan iuran yang wajib dibayarkan nasabah sesuai dengan jumlah yang telah disepakati. Jika telah memutuskan bergabung ke suatu perusahaan asuransi, maka wajib untuk membayar premi ini. Nah, bagaimana perhitungan premi asuransi dan apa saja faktor yang mempengaruhinya?

Jika kamu tertarik mempunyai asuransi, mari berhitung premi asuransi yang kamu perlukan. Perhitungan premi asuransi dapat diperoleh dari hasil perkalian antara tarif premi asuransi dengan total harga pertanggungan. Rumus penghitungan premi adalah (Jumlah Premi = Tarif Premi X Total Harga Pertanggungan).

5 Faktor yang Dapat Mempengaruhi Perhitungan Premi Asuransi

Premi asuransi tidak hanya dapat dihitung menggunakan rumus. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perhitungannya. Setidaknya terdapat 5 faktor. Apa saja faktor tersebut? 

1. Tipe Asuransi

perhitungan premi asuransi

Jenis Asuransi juga Memperngaruhi Perhitungan Premi

Tipe asuransi menentukan premi asuransi jiwa murni atau atau berjangka (life term). Tipe ini akan lebih murah dibandingkan asuransi jiwa jangka (whole life). Asuransi jiwa murni menawarkan jangka waktu perlindungan 10 sampai 30 tahun. Jika asuransi jangka panjang memiliki proteksi selama nasabah hidup. 

Hal ini yang membuat premi asuransi jiwa jangka panjang lebih mahal daripada berjangka. Jika kamu ingin mengikuti asuransi premi kamu harus mempunyai jiwa yang tangguh untuk bisa menjalankan asuransi premi ini. Karena faktor mahalnya asuransi jiwa ini. 

2. Jangka Waktu

Jangka waktu akan menentukan besar kecilnya premi asuransi. Pilihlah yang sesuai kebutuhan kamu. Misalnya, asuransi premi untuk perlindungan 10 tahun lebih rendah dibandingkan asuransi premi 20 tahun. Jadi pikirkan dengan matang jangka waktu yang akan kamu gunakan untuk asuransi.

Jika jangka waktu asuransi premi sudah disetujui tapi belum terlaksana masih bisa diberi batas waktu untuk melunasi asuransi premi yang dulunya 10 tahun diberi waktu 20 tahun. Jika belum bisa, diberi waktu kembali sampai 30 tahun. Namun, jika tetap belum bisa melunasinya, mendapatkan surat tagihan dari asuransi.

3. Usia

perhitungan premi asuransi

Ditentukan juga Dari Usia Nasabah Asuransi

Usia dapat mempengaruhi premi yang kamu bayarkan. Semakin muda kamu memiliki asuransi jiwa. Maka kamu akan terjangkau premi yang harus kamu bayarkan ke asuransi premi. Jadi lebih baik memiliki asuransi premi dari usia muda daripada usia tua.

4. Jumlah Pertanggungan

Selain usia, jumlah pertanggungan juga mempengaruhi asuransi premi. Semakin banyak jumlah pertanggungan kamu maka akan lebih besar pula asuransi premi kamu yang harus dibayarkan. Misalnya jika kamu sudah berkeluarga dan mempunyai anak.

Jumlah anak dan keluarga akan turut mempengaruhi perhitungan premi. Jadi, pastikan bahwa kondisi keuangan sudah stabil sebelum mendaftar asuransi, apalagi ketika memiliki anggota keluarga yang banyak. Karena besarnya beban yang harus ditanggung jika sudah berkeluarga. 

5. Kondisi Kesehatan

perhitungan premi asuransi

Melihat Kondisi Kesehatan Nasabah Asuransi

Kondisi kesehatan merupakan faktor penting dalam perhitungan premi. Sebelum memiliki asuransi premi, perusahaan asuransi biasanya akan menanyakan riwayat kesehatan atau gaya hidup kamu. Misalnya merokok, kerap berolahraga ekstrem, pernah sakit serius, atau menjalani operasi. 

Jika pernah mengalami sakit yang cukup parah, maka tidak menutup kemungkinan premi akan jauh lebih mahal. Akan sangat disarankan untuk terbuka secara jujur mengenai riwayat kesehatanmu. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan terbaik di masa depan jika penyakit kambuh. 

Itulah informasi mengenai perhitungan premi asuransi dan faktor yang dapat mempengaruhinya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Dan jangan lupa untuk melakukan perlindungan diri dengan mendaftar asuransi ya!

You may also like...