Yuk Simak Cara untuk Mencairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan

Terdapat beragam alasan mengapa seorang pekerja atau karyawan yang ada keluar dari pekerjaan yang dimiliki. Misalnya karena pekerja tersebut menikah, pindah ke luar daerah, maupun memilih berwirausaha atau membangun usaha sendiri. Dengan pemberhentian tersebut, para pekerja juga akan memperoleh hak berupa dana BPJS Ketenagakerjaan.

Syarat dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Sebesar 10%

Untuk dapat mencairkan dana dari BPJS di bidang ketenagakerjaan sebanyak 10%, Anda juga harus mempersiapkan persyaratan yang ada. Persyaratan tersebut antara lain adalah Anda telah bergabung dengan perusahaan minimal selama 10 tahun serta masih aktif bekerja di perusahaan yang ada hingga saat ini. Juga diperlukan dokumen yang lainnya untuk hal ini.

Dokumen yang lainnya antara lain ialah surat keterangan yang menunjukkan keaktifan di perusahaan tersebut dan juga NPWP. Anda juga harus membawa dokumen asli dan fotokopi berupa kartu BPJS TK (Ketenagakerjaan) atau Jamsostek, KTP, paspor dan juga kartu keluarga yang dimiliki. Tak hanya itu, Anda juga harus membawa buku rekening tabungan.

Agar dapat mencairkan dana dari pihak BPJS, Anda harus membawa aneka dokumen dan kelengkapan tersebut menuju ke kantor BPJS yang bersangkutan. Namun saat menunggu di kantor tersebut, Anda juga harus sabar mengantri untuk mendapatkan layanan yang diinginkan. Petugas yang ada di kantor tersebut biasanya akan memberikan nomer antrian.

Cara dan Syarat untuk Mencairkan Dana BPJS Sebanyak 30%

Tak hanya dapat dicairkan sebanyak 10%, dana dari BPJS dalam bidang ketenagakerjaan juga dapat dicairkan sebesar 30%. Namun untuk mencairkan dana sebanyak angka tersebut juga diperlukan beberapa persyaratan yang harus Anda miliki dan lengkapi. Misalnya adalah telah memiliki masa kerja minimal 10 tahun pada perusahaan di tempat Anda bekerja.

ini kantor bpjs ketenagakerjaan

Sama seperti persyaratan untuk mencairkan dana sebesar 10%, Anda juga harus membawa surat keterangan bahwa masih aktif bekerja di perusahaan tersebut. Dokumen mengenai perumahan dan NPWP juga harus Anda persiapkan. NPWP yang ada diperlukan bagi Anda yang melakukan klaim dana BPJS bidang KT dalam nominal lebih dari 50 juta rupiah.

Dokumen lainnya yang juga harus Anda persiapkan baik asli dan fotopy adalah berupa kartu Jamsostek atau PBJS TK, KTP atau paspor, dan juga buku rekening tabungan yang dimiliki. Dokumen lain yang harus Anda lengkapi adalah kartu keluarga. Dengan mempersiapkan persyaratan yang ada, diharapkan akan memudahkan pencairan dana di kantor BPJS.

Syarat dan Cara untuk Dapat Mencairkan Dana BPJS Penuh 100%

Hampir sama dengan persyaratan yang dilakukan untuk mencairkan dana BPJS TK yang lainnya, Anda membutuhkan dokumen yang serupa. Namun juga terdapat dokumen tambahan untuk mencairkan dana penuh 100%. Anda perlu mempersiapkan dokumen lain berupa plakaring. Plakaring adalah surat keterangan berhenti bekerja dari perusahaan.

mau klaim bpjs ketenagakerjaan

Persyaratan lainnya adalah berupa pas foto, email HRD perusahaan, akta penetapan PHK dari PHI, dan juga surat keterangan pengunduran diri dari pemberi kerja menuju pihak dinas tenaga kerja dan transmigrasi. Untuk mencairkan dana tersebut, Anda bisa melakukannya secara langsung maupun secara online di e-Klaim yang telah disediakan oleh pihak yang ada.

BPJS Ketenagakerjaan dapat dicairkan sebanyak 10%, 30%, dan juga 100%. Setelah dokumen dan syarat yang ada telah dilengkapi, Anda bisa mencairkannya di kantor PBJS TK secara langsung maupun secara online dengan e-Klaim. Namun setelah menyelesaikan pengisian dokumen di e-Klaim, Anda juga harus tetap datang ke kantor PBJS TK yang bersangkutan.

You may also like...